SSBM Di Pasar Nongko
Umum / 4 Oktober 2017

Berapa banyak amalan yang terlihat amalan akhirat, namun karena niat yang buruk. maka amalan tersebut menjadi amalan dunia. maksud nya tidak mendapat pahala di sisi Alloh. Namun, berapa banyak amalan yang terlihat seperti amalan dunia, karena baik nya niat, mendapatkan pahala di sisi Alloh. Bekerja, merupakan sebuah aktivitas yang rutin dilakukan oleh para pedagang di pasar nongko. Pada Kesempatan SSBM kali ini. Ustadz Eko menjelaskan tentang penting nya niat dalam bekerja. agar apa yang kita kerjakan dalam mencari rizki yang halal untuk nafkah keluarga mendapat kan pahala di sisi Alloh. SSBM Di pasar nongko di hadiri oleh banyak pedagang, dan semua pedagang sangat antusias dalam mengikuti kajian bersama ustadz eko wiryawan, kajian yang di sampaikan sangat ringan, mudah dipahami dan mengandung makna yang bisa difahami oleh para pedagang. Saksikan terus acara SSBM Hanya di MJA TV Chanel 54 Uhf

KALAM SALAF (MASUK SURGA TANPA HISAB)
Hadits , Tasawuf , Umum / 16 September 2017

Kalam Salaf :  Habib Muhammad Bin Hadi Assegaf Beliau mengutip satu hadist Nabi S.A.W, yang artinya : Nanti di yaumil qiyamah Alloh akan bangkitkan manusia dalam keadaan telanjang, tidak memakai sandal dan tidak memakai sesuatu apapun pada tubuh nya. Mendengar hadist ini, Sayidatina Aisyah kemudian berkata : “Ya Alloh, betapa aib itu akan terbuka nanti, karena satu sama lain nya akan dapat melihat aurat nya”. Kemudian Rosululloh menjawab :” mereka pada saat itu akan tersibukan dengan diri nya masing-masing. Semua manusia akan mengatakan dihari itu nafsi-nafsi.  Sehingga tidak sempat mereka melihat aurat satu sama lain nya”. “Di saat itu manusia tidak akan kenal satu sama lain, Seorang ayah tidak akan mengenal Anak nya, anak tidak akan kenal ibu nya, ibu tidak akan mengenali anak perempuan nya. Padahal itu adalah buah hati nya. Ia akan di tinggalkan karena khawatir kalau anak akan  meminta tanggung  jawab di hadapan Alloh, dan menetun orang tua nya. Akan tetapi, diantara yang dikumpulkan di mahsyar ada orang-orang yang beramal soleh ketika dimuka bumi.  Mereka akan diberikan tunggangan oleh Alloh dan akan terbang sampai di depan pintu surga . Kemuadian malaikat bertanya:” apakah kamu tadi melewati sirot? Apakah kamu tadi merasakan hisab? Apakah kamu tadi mendapatkan kitab?…

MERDEKA
Umum / 19 Agustus 2017

Merdeka adalah saat diri terbebas dari perintah nafsu nya… Merdeka adalah saat diri tidak punya keinginan atas dunia… Merdeka adalah saat diri tidak ada kepentingan terhadap selain NYA… Merdeka adalah saat diri mengutamakan Allah SWT, Rasulullah SAW dan Jihad di jalan NYA… Merdeka adalah saat diri bisa melepaskan pengaruh sebab akibat dan yakin kepada Sang Penguasa… Merdeka adalah saat diri benar-benar tidak butuh kepada apapun & siapapun, hanya butuh kepada Yang Maha Kuasa… Dan… Merdeka adalah saat diri tidak butuh balasan dari NYA, dan sudah sungguh-sungguh mengabdi Pada NYA Merdeka adalah saat diri sudah benar-benar melayani NYA, dan mendapat Ridho NYA, diakui sebagai Hamba NYA Semoga Allah SWT membebaskan diri kita dari ikatan nafsu, jeratan dunia, belenggu keinginan dan penjajahan dunia… Aamiin Allahumma Aamiin…

PENYAKIT PALING BERBAHAYA DAN OBAT NYA
Tasawuf , Umum / 5 Agustus 2017

Permasalahan hati sangat lah pokok dan penting, namun jarang kita perhatikan. Padahal orang yang baik adalah orang yang hati nya baik pula, sedangkan buruk nya hati juga akan mengakibatkan pribadi seseorang buruk pula. Banyak sekali yang dapat mengakibatkan hati kita menjadi buruk, salah satu nya yang paling penting adalah hasad. Ya penyakit hati yang satu ini sangat berbahaya karena terkadang seseorang tidak sadar kalau dalam diri nya terdapat hasad. Apa itu hasad??? Hasad yaitu : senang kalau melihat orang lain susah, dan susah melihat orang lain senang (mendapat nikmat biak).  Perhatikan lah…. Iblis adalah mahkluk Alloh yang dimana setiap dataran di muka bumi pernah digunakan iblis untuk sujud kepada Alloh. Namun ketika datang perintah Alloh untuk memberi hormat kepada nabi Adam, ada sifat sombong dari iblis yang membuat nya menjadi hasud kepada nabi adam, tidak terima kenapa dia yang harus sujud kepada nabi adam, tidak rela nabi adam mendapat kenikmatan di surge, hingga ia menggoda nabi adam tanpa henti nya. Apa yang Alloh berikan pada iblis??? Dia di usir dari tempat yang mulia dan dilaknat hingga hari kiamat. Karena hasad pula lah pembunuhan pertama terjadi di muka bumi ini, yaitu pertumpahan darah kakak beradik antara habil dan qobil. Saking sangat…

Nasihat Habib Taufik Bin Abdulqodir Assegaf (Masjid Assegaf, 1 Agustus 2017)
Dakwah Masjid , Umum / 2 Agustus 2017

Nikmat islam & Persaudaraan di dalam Islam Sebelum datang nya islam manusia berada dalam bibir neraka karena penuh nya kemaksiyatan dan kekufuran, sebelum datang nya islam manusia berada dalam perpecahan, saling bermusuhan, bercerai berai, berperang. Saling berbunuh bunuhan. Namun dengan datang nya islam, kalian yang bermusuhan dipersaudarakan, bukan lagi teman tapi saudara. dan kalian yang di bibir neraka di selamatkan. Dua nikmat yang sangat besar, dan kedua nya di dapat karena ISLAM. Maka jangan berharap adanya persatuan dan keselamatan dengan kita meninggalkan ISLAM. Semua akan didapat dengan ISLAM. Maka ketika kita melihat saudara kita yang bermusuhan, berselisih pendapat. Padahal mereka islam. Maka tugas kita adalah berusaha mendamaikan nya karena islam, karena saudara seiman. Bukan malah kita bergabung dengan orang di luar islam untuk menyerang saudara islam kita. Pada zaman ini, hendak nya setiap Dai, Penceramah tidak menonjolkan golongan nya, organisainya atau pun kelompok nya.  Tapi tonjolkan bahwa yang di bawa adalah islam. Ajak manusia kembali ke jalan Alloh, beramal soleh, menghidupkan sunah sunah Rosululloh. Bukan mengajak umat untuk bergabung dengan satu kelompok dan menghinakan kelompok yang lain. Kalau sudah islam ini terpecah belah maka akan terjadi  permusuhan sesama umat islam itu sendiri.  Bukan kah Nabi Kita yang mulia, Rosululloh telah…

Tiga Cara Menghadapi Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman
Umum / 25 Juli 2017

التَّلَقِّي At-talaqqi, yaitu belajar dengan seorang guru yang mempunyai sanad dan jelas sanad keilmuannya sampai tersambung kepada Baginda Rasulullah التَّرَقِّي At – taroqqi, yaitu peningkatan kualitas diri di hadapan Allah dengan berbagai bentuk ibadah, bahkan sholawat kepada Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم sebaiknya kita perbanyak jika belum mendapatkan guru yang dapat membimbing, karena sholawat adalah guru ketika seseorang tidak memiliki guru. التَّوَقِّي At -Tawaqqi, yaitu penjagaan diri dari berbagai bentuk kemaksiatan. Alhabib Abubakar Adni AlMasyhur | الحبيب أبوبكر المشهور

“UNTAIAN MUTIARA NASEHAT HABIB UMAR BIN HAFIDZH”
Umum / 20 Juli 2017

Carilah guru yang bisa “membawamu” kepada Allah SWT. Guru tidak sekedar menjadi mudarris, namun juga sebagai murobbi, yang bisa mengantarkan kita kepada Allah SWT. Hilang berbagai hijabmu dengan Allah SWT, tebal kema’rifatanmu, sebagaimana para sahabat yang memandang wajah teragung Baginda Nabi Muhammad SAW. Ciri ulama’ akhirat salah satunya ialah mereka yang mau memelajari kitab-kitab karangan Imam Al Ghozali, Imam Al Haddad, dan Imam Abdul Wahhab Asy Sya’roni. Sebaliknya, ulama’ dunia adalah mereka yang menolak untuk memelajari kitab-kitab ketiga Imam besar itu. Tazkiyyatun nafs itu sangat diperlukan untuk keselamatan kita dalam beragama. Hanya orang-orang ikhlas dalam bergama sajalah yg diselamatkan Allah SWT dari berbagai kesesatan. Sadarlah, kalian semua dimandatkan oleh Allah SWT untuk berdakwah, mengajak orang-orang untuk beriman dan menaati Allah SWT. Apalagi gunanya ilmu kalian jika setelah kalian dapatkan tidak untuk berdakwah mengajak orang-orang kembali kepada Allah SWT?? Jangan main-main, tugas dakwah itu benar-benar dipikulkan Allah SWT kepada kalian. Tentunya jika kalian sadar, kalian akan lebih bersemangat berdakwah, karena “sedang mendapat tugas agung nan mulia dari Allooh SWT”. Sesungguhnya para syetan ingin menghalangi kalian dari memelajari ilmu agama, dengan membisikkan provokasi takut miskin. Sebaliknya, para syetan mengajak kalian dengan janji-janji manis untuk meninggalkan ilmu agama dengan lebih memilih ilmu dunia…

Imam Syafi’i Mencari Berkah
Umum / 14 Juli 2017

Aku mendengar Imam asy Syafi’i berkata: Sesungguhnya saya benar-benar melakukan tabarruk (mencari berkah) kepada Imam Abu Hanifah, aku mendatangi makamnya setiap hari untuk ziarah, jika ada suatu masalah yang menimpaku maka aku shalat dua raka’at dan aku mendatangi makam Imam Abu Hanifah, aku meminta kepada Allah agar terselesaikan urusanku di samping makam beliau, hingga tidak jauh setelah itu maka keinginanku telah dikabulkan”. Disebutkan bahwa di sana (komplek makam Imam Abu Hanifah) terdapat makam salah seorang anak Sahabat Ali bin Abi Thalib, dan banyak orang menziarahinya untuk mendapatkan berkah di sana. Imam Ibrahim al Harbi berkata: “Makam Imam Ma’ruf al Karkhi adalah obat yang mujarab”. Dalam lembaran scan ke tiga disebutkan beberapa riwayat yang menyebutkan bahwa di komplek pemakaman tempat Imam Abu Hanifah dikuburkan (Kufah) terdapat salah salah seorang anak cucu dari Imam Ali bin Abi Thalib yang sering dijadikan tempat ziarah dan mencari berkah oleh orang-orang Islam. (tarikh al baghdad, abubakar ahmad bin umar alkhotiiib)

Sejarah Di balik Halal Bi Halal
Berita Masjid , Umum / 13 Juli 2017

Salah satu ciri khas Idul Fitri di Indonesia adalah tradisi anjang sana ke sanak saudara atau biasa dijuluki dengan istilah “halal bi halal”. Namun, tahukah anda mengapa masyarakat pada umumnya menggunakan istilah tersebut. Padahal, inti dari tradisi tersebut adalah saling memohon maaf? Mengapa tidak memakai padanan kata maaf berbahasa Arab: Al-‘afwu bil afwi atau maghfirotan bi maghfirotin, misalnya? Terkait hal tersebut, Pengasuh Pondok Pesantren Sirojuth Tholibin Brabo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, KH Muhammad Shofi Al Mubarok menjelaskan, ulama terdahulu memilih istilah halal bi halal karena kalimat tersebut lebih pas dan fleksibel. Menurutnya, kalimat halal bi halal tidak hanya terkhusus pada urusan maaf memaafkan. Melainkan juga saling menghalalkan. Artinya, benar-benar memaafkan baik secara lahiriah maupun batiniah. “Ibarat najis kalau pakai kata al ‘afwu bil ‘afwi itu masih najis, tapi di-ma’fu (dimaafkan). Tapi kalau pakai istilah halal bi halal itu ibarat najis, sudah benar-benar disucikan. Thahirun muthahhirun,” tuturnya, Ahad (25/6). Sejarahnya : suaraindonesia-news.com – Bukan suatu hal yang asing lagi bagi kita, khususnya Umat Islam di Indonesia mengenai budaya Halal Bi Halal ketika lebaran telah tiba. KH Abdul Wahab Chasbullah seorang Ulama Besar Nadhatul Ulama punya cerita, kenapa ada Halal Bi Halal setelah lebaran dan siapa yang mencetus tradisi yang melekat dalam masyarakat muslim Indonesia dimanapun mereka tinggal, di…

Scroll Up