DONGENG ANAK SEBELUM TIDUR
Siroh / 29 September 2017

Terus lah menceritakan kepada anak anak kita cerita tentang Rosululloh saw. Karena itu merupakan jalan yang ampuh untuk kita mengenalkan rosululloh kepada anak-anak kita. Alangkah bahagia nya orang tua yang di datangi anak nya kemudian si anak bertanya tentang rosululloh kepada orang tua. Si anak meminta di ceritakan tentang rosululloh kepada orang tua nya. Ketahuilah, ketika seorang anak sudah mulai menanyakan tentang nabi nya kepada orang tua, ingin tau tentang pribadi nabi nya . maka ini lah tanda bahwa anak kita memiliki hubungan kepada rosululloh. Rubahlah dongeng sebelum tidur yang awal nya adalah cerita-cerita dongeng, maka saat ini jadikan dongeng sebelum tidur adalah cerita-cerita tentang rosululloh, keluarga rosululloh, akhlak rosululloh, kasih sayang rosululloh kepada umat nya, perjuangan rosululloh, dan semua hal tentang rosululloh. Sehingga anak anak kita akan mengenali siapa nabi nya. Tidak lah seseorang telah mengenal rosululloh melainkan pasti timbul cinta di dalam hati nya kepada rosululloh, dan benih cinta itu akan menyebabkan kerinduan yang dalam untuk dapat bertemu dan memandang wajah mulia yang di cintai, yaitu rosululloh. Untuk itu lah kita kenalkan anak-anak kita kepada rosululloh salah satu nya dengan menceritakan kisah kisah rosululloh kepada anak-anak, hingga timbulah bibit cinta anak kita kepada rosululloh. Puncak nya anak kita…

KENAPA ENGKAU MENINGGALKANKU WAHAI RASULULLAH ?
Siroh / 18 September 2017

Suatu hari, Rasulullah SAW bertamu ke rumah Abu Bakar Ash-Shidiq. Ketika sedang bercengkrama dengan Rasulullah, tiba-tiba datang seorang Arab Badui menemui Abu Bakar dan langsung mencela Abu Bakar.  Makian, kata-kata kotor keluar dari mulut orang itu. Namun, Abu Bakar tidak menghiraukannya. Ia melanjutkan perbincangannya dengan Rasulullah. Melihat hal ini, Rasulullah tersenyum. Semakin marahlah orang Arab Badui tersebut. Untuk ketiga kalinya, ia mencerca Abu Bakar dengan makian yang lebih menyakitkan dari sebelumnya… Selaku manusia biasa, akhirnya dibalaslah makian orang Arab Badui tersebut dengan makian pula. Maka terjadilah ‘Perang Mulut’. Seketika itu, Rasulullah beranjak dari tempat duduknya. Beliau meninggalkan Abu Bakar “Tanpa Mengucapkan Salam”. Melihat hal ini, selaku tuan rumah, Abu Bakar tersadar dan menjadi bingung. Dikejarnya Rasulullah yg sudah sampai di halaman rumahnya. Kemudian Abu Bakar berkata: “Wahai Rasulullah, janganlah Engkau biarkan aku dalam kebingungan yg sangat dalam, Jika aku berbuat kesalahan, tolong jelaskan kesalahanku…” Rasulullah menjawab, “Sewaktu ada seorang Arab Badui datang dengan membawa kemarahan, memfitnahmu lalu mencelamu, kulihat engkau tenang, diam dan engkau tidak membalas. Aku bangga melihat engkau orang yang kuat menghadapi tantangan, menghadapi fitnah, kuat menghadapi cacian. Dan Aku tersenyum karena ribuan Malaikat turun di sekelilingmu mendoakan dan memohonkan ampun untukmu, kepada ALLAH SWT.” “Begitu pun yang…

Hikmah Dari Hijrah
Siroh / 31 Juli 2017

Senin, 12 Robiul awal, pada hari itu lah Rosululloh S.a.w. tiba di kota madinah. Setelah menempuh perjalanan yang sangat jauh dari mekah menuju madinah. Perjalanan yang tak hanya jauh, namun juga meletihkan dan mengancam nyawa manusia mulia, Nabi kita Muhammad s.a.w. Saat pertama kali baginda sampai di kota madinah, baginda di sambut dengan gembira oleh orang-orang madinah yang telah mengetahui kabarhijrah nya belias s.a.w.  Tahukah apa yang Rosululloh s.a.w lakukan pertama kali datang ke madinah??? Yang pertama kali beliau lakukan yaitu…… membangun sebuah masjid yang kita kenal masjid quba. Baginda tidak membangun tempat tinggal untuk baginda, padahal baginda sangat membutuhkan tempat tinggal. Namun baginda membangun rumah Alloh, yaitu masjid. Beliau bahkan harus menumpang untuk tinggal di rumah salah seorang sahbat ansor yaitu Abu ayub al anshori. Di rumah ini lah beliau tinggal selama 7 bulan. Inilah pelajaran bagi kita, bahwa baginda mencontohkan dari perjalanan sebuah hijrah yang pertama kali harus kita fikirkan dan niatkan adalah Alloh, Agama ini dan dakwah ini. Lihat lah dan saksikan lah bagaimana makmur nya kota madinah dengan syariat islam dan itu tidak akan pernah hilang atau musnah hingga akhir zaman, semua berkat jasa dan pengorbanan baginda yang selalu mengenyampingkan urusan pribadi nya, dan selalu mementingkan…

Orang Tua Nabi, Manusia Pilihan
Siroh , Umum / 29 Maret 2016

Dalam kitab Shahihnya Imam Muslim meriwayatkan sebuah hadits : عن أَنَسٍ أَنَّ رَجُلًا قال  يا رَسُولَ اللَّهِ أَيْنَ أبي قال في النَّارِ فلما قفي دَعَاهُ فقال إِنَّ أبي وَأَبَاكَ في النَّارِ ]صحيح مسلم – (1/ 191 Dari Anas bahwasanya seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah “Ya, Rasulullah, dimanakah ayahku ?, Rasulullah menjawab : “ Dia di neraka” . Ketika orang tersebut hendak beranjak, Rasulullah memanggilnya seraya berkata “ sesungguhnya ayahku dan ayahmu di neraka “.(HR Muslim) Dalam bagian lain dari kitabnya, Imam Muslim meriwayatkan hadits : عن أبي هُرَيْرَةَ قال  زَارَ النبي صلى الله عليه وسلم قَبْرَ أُمِّهِ فَبَكَى وَأَبْكَى من حَوْلَهُ فقال اسْتَأْذَنْتُ رَبِّي في أَنْ أَسْتَغْفِرَ لها فلم يُؤْذَنْ لي وَاسْتَأْذَنْتُهُ في أَنْ أَزُورَ قَبْرَهَا فَأُذِنَ لي فَزُورُوا الْقُبُورَ فَإِنَّهَا تُذَكِّرُ الْمَوْتَ ]صحيح مسلم – (2 / 671 Dari Abi Hurairah, berkata : Nabi berziarah ke kubur ibunda Beliau, kemudian Beliau menangis, dan membuat mereka yang ada di sekelilingnya menangis, maka Nabi bersabda “ Aku meminta izin pada tuhanku untuk memohonkan ampun bagi Ibuku akan tetapi tidak dikabulkan, dan aku meminta izin untuk menziarahinya kemudian aku diizinkan, maka berziarahlah kalian karena dapat mengingatkan kalian akan kematian” (HR Muslim) Benarkah kedua orangtua Nabi adalah penghuni neraka ? Ahlussunnah Menjawab : Kaum…

Scroll Up