Tafsir surat Maryam Ayat 73
Al Qur'an / 12 Juli 2017

Kajian Tafsir Alqur’an Di Masjid Jami’ Assegaf, Pasar kliwon, Surakarta. Setiap Sabtu Pagi , Pukul 06.00 WIB oleh : Ustadz Umar Bin Husein Assegaf

Hadiah dari Langit untuk umat Nabi Muhammad
Akhlaq , Al Qur'an , Topik , Umum / 7 Maret 2017

Shalat merupakan sarana penghubung antara seorang hamba dengan penciptanya dan dijadikan sejuk kedua mata ini dengan shalat. Apabila Rasulullah Shalallahu alihi wa aalihi wa shahbihi wa salam menghadapi perkara­perkara yang berat, maka beliau Shalallahu alihi wa aalihi wa shahbihi wa salam menghadap kepada Allah swt dan mendirikan shalat. Rasulullah Shalallahu alihi wa aalihi wa shahbihi wa salam sering mengatakan kepada Sahabat Bilal bin Rabah ra: “Arihni biha ya bilal”* Namun sayangnya manusia zaman sekarang banyak yang tidak memahami apakah maksud dan faedah mendirikan shalat. Ketahuilah, bahwa shalat merupakan tiang dalam agama ini. Kita sebagai umat Nabi Muhammad Shalallahu alihi wa aalihi wa shahbihi wa salam dengan hanya dua raka’at saja sudah diberi balasan pahala yang begitu besar oleh Allah swt. Perintah shalat merupakan perintah teragung dalam risalah kenabian Nabi Muhammad Shalallahu alihi wa aalihi wa shahbihi wa salam. Shalat merupakan perintah terbesar diantara perintah yang lainnya dan perintah shalat ini merupakan kekhususan bagi umat NabiMuhammad Shalallahu alihi wa aalihi wa shahbihi wa salam. Semua perintah Allah swt kepada Nabi Muhammad Shalallahu alihi wa aalihi wa shahbihi wa salam diterima melalui perantara Malaikat Jibril as, namun perintah yang satu ini lain dari pada perintah yang lainnya. Nabi Muhammad Shalallahu alihi wa aalihi…

PENTING!!! Waspadai Dua Hal Dengan Dua Hal ini!
Akhlaq , Al Qur'an , Hadits , Tasawuf , Topik , Umum / 9 Januari 2017

Mewaspadai Dua Hal Dengan Dua Hal Lainnya “Ambisi di dalam memiliki harta merupakan bencana dalam agama,sementara  tamak terhadap kedudukan merupakan kebinasaan di dalam urusan agama sekaligus harta. “ (Imam Abdullah Al-Haddad)   Ada dua hal yang bisa diambil pelajaran dari ungkapan di atas : pertama adalah mewaspadai bahaya harta. Bahayanya terletak pada munculnya sifat tamak/ketamakan dan ambisinya untuk menjadi orang kaya tanpa mengukur kemampuannya. Yang pada akhirnya, seseorang bisa menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. Sekalipun untuk itu ia menipu, mengkorupsi dana. Shalat pun  ia korbankan; pegawainya tak diperkenankan shalat dengan dalih meminimalisir kerugian akibat waktu yang ‘terbuang’ untuk shalat. Jelas, ambisi harta menyeret kepada kerusakan agama. Yang lebih membuat bulu kuduk kita merinding adalah ada beberapa kalangan pengusaha yang ingin mendapatkan pesanan yang banyak, calon pembelinya, disuguhi pelacur, diservice, mulai hotel plus penghiburnya dan lain sebagainya. Kedua, yang lebih lebih berbahaya ialah mewaspadai bahaya ambisi atas jabatan/kehormatan. Ambisi dalam hal ini tidak saja menyeret kebinasaan pada agama tapi juga hartanya. Contoh, demi mencari popularitas, ia gelontorkan milyaran rupiah, menyuap, menghutang, menjual harta.  Dalam kasus kampanye misalnya, demi meraup simpati massa, seorang Calon Legislatif/calon Bupati walikota atau Gubernur mencari biduan, penyayi top untuk menghibur massa. Sejatinya, kita sebagai hamba Allah…

DALIL MEMBACA DZIKIR, RATIB DAN WIRID
Akhlaq , Al Qur'an , Topik , Umum / 3 Januari 2017

Pengertian dzikir Dzikir secara etimologi (secara bahasa) artinya “mengingat”. Sedangkan secara istilah, dzikir artinya adalah mengingat ALLAH dengan cara menyebut dan memuji nama ALLAH.   Pengertian wirid. Di tengah-tengah masyarakat tentu kita sudah sering mendengar istilah wirid, lalu apa yang dimaksud dengan wirid ? Secara bahasa wirid artinya mengulang-ulang. Sementara dalam istilah yang masyhur di masyarakat Muslim istilah wirid biasanya digunakan untuk menyebut kegiatan dzikir yang dilakukan secara berulang-ulang. Pengertian raatib.  Ratib secara bahasa artinya adalah hal yang dilakukan secara rutin, berkesinambungan, keteraturan dan terus-menerus. Sebagai contoh, mungkin sahabat pernah atau bahkan sering mendengar istilah imam ratib masjid. Nah, yang dimaksud imam ratib masjid adalah imam yang rutin di suatu masjid. Sedangkan secara istilah raatib artinya adalah kumpulan lafadz ayat Quran, dzikir dan doa yang disusun sedemikian rupa dan dibaca secara rutin dan teratur. Bisa dikatakan bahwa raatib itu artinya adalah kumpulan doa dan dzikir yang dibaca rutin.   Bagaimana hokum membaca wirid , adakah dalilnya..? عن أبِي هريرةَ قالَ: قالَ رسولُ اللهِ صلّى اللهُ عليه وسلّمَ: مَن سَبّحَ اللهَ فِي دُبرِ كلِّ صلاةٍ ثلاثًا وثلاثينَ، وحَمِدَ اللهَ ثلاثًا وثلاثين، وكبَّرَالله ثلاثًا ثلاثين، فتِلْكَ تِسعَةٌ وتسعُون، ثُمَّ قالَ تمَامَ المِائَة: [لاَإِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيءٍ قَدِيرٌ] غُفِرَت لَهُ خَطايَاه وإنْ كَانتْ مِثلَ زَبدِ البحرِ. (صحيح، أخرجه مسلم وأحمد وابن…

Surat Al Fatihah
Al Qur'an / 14 Agustus 2013

Surat Al Fatihah (1)  Oleh : Ustadz Umar bin Husein Assagaf             Surat Al Fatihah adalah surat yang diturunkan di Makkah dan terdiri dari tujuh ayat, merupakan surat yang pertama-tama diturunkan dengan lengkap di antara surat-surat yang ada dalam Al Qur’an. Surat ini dinamakan surat Al Fatihah yang artinya pembukaan, karena dengan surat inilah dibuka dan dimulainya Al Qur’an secara tertib tulisan bukan tertib turunnya ayat Al Qur’an. Dinamakan pula surat ini dengan “Ummul Qur’an” (induk Al Qur’an) atau “Ummul Kitab” (induk Al Kitab), karena surat ini merupakan induk bagi semua isi Al Qur’an, serta menjadi inti sari dari kandungan Al Qur’an sehingga diwajibkan membacanya pada tiap shalat. Rasulullah saw bersabda : لاَ صَلاَةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ Artinya : “Tidak sah shalat seseorang yang tidak membaca surat Al Fatihah.” Dinamakan pula “As Sab’ul Matsaani” karena terdiri dari tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dalam shalat. Surat Al Fatihah disebutkan dalam hadits sebagai syifa’ atau obat, yaitu : فِيْ فَاتِحَةِ الْكِتَابِ شِفَاءٌ مِنْ كُلِّ دَاءٍ Artinya : “Surat Al Fatihah dari Al Qur’an adalah obat dari setiap penyakit.”(HR. Ad-Darimiy)   Keutamaan Surat Al Fatihah Imam Ahmad meriwayatkan dalam “Musnad”nya bahwa Ubay bin Ka’b ra membaca surat Al Fatihah di hadapan…

Adab Membaca Al Qur’an
Al Qur'an / 22 Juli 2013

      &&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&& Sumber : Ustadz Muhammad Usman, Nyantri Ramadhan Masjid Jami’ Assagaf Surakarta, 15 Ramadhan 1433 H      

Scroll Up