Rihlah Dakwah SMK N 5 Surakarta
Rihlah Dakwah / 19 Oktober 2017

Rihlah dakwah bersama MJA TV kali ini bertempat di SMK N 5 Surakarta.  dan yang bertindak sebagai narasumber atau penceramah yaitu ustadz Muhammad Bin Husein AlHabsyi. Pada kesempatan kali ini Ustadz Muhammad Bin Husein AlHabsyi Menyampaikan nasihat nya bertema CINTA. Berikut ini beberapa kutipan singkat nasihat yang di berikan oleh ustadz muhammad bin husein alhabsyi : Cintai lah Alloh karena Alloh lah yang menciptakan dan mengadakan kita, bukan hanya itu, alloh lah juga yang mencukupi semua kebutuhan kita. maka tidak akan sanggup siapapun orang yang akan menghitung nikmat yang alloh berikan. cara mencintai alloh yaitu dengan mengerjakan perintah nya dan menjauhi larangan nya. Cintai lah Rosululloh SAW, karena melalui wasilah beliaulah kita mengetahui semua perbuatan baik, dimana perbuatan baik itu lah yang akan menjadi bekal kita menghadap Alloh. Cara mencintai Rosululloh yaitu dengan cara menjalankan sunah nya dan memperbanyak solawat kepad nya. CIntailah orang tua mu serta guru-guru mu. Dengan selalui berusaha menggembirakan nya, kalau kamu belum bisa menggembirakan nya, maka jangan sakiti nya. Apabila kita tidak bisa menjalankan dua hal ini berarti kita telah menjadi anak yang gagal. baik dunia maupun alhirat kita

Rihlah Dakwah SMK N 1 Surakarta
Berita , Berita Masjid , Program , Rihlah Dakwah / 21 September 2017

Dakwah…sebuah tugas yang di embankan oleh Rosululloh kepada umat ini, beliau SAW bersabda : “Sampaikan Dari ku walau satu ayat”. Dari hal ini lah MJA TV ingin mengambil bagian dalam dakwah. Banyak sekali macam nya cara berdakwah, dapat dilakukan dengan berceramah, mengajar, atau melalui syair-syair, melalui budaya. dan masih banyak lagi. Namun pada zaman yang sangat modern seperti ini, dengan berbagai macam kecanggihan teknologi dakwah melalui media sangat lah berpengaruh. Bahkan di zaman ini disebut zaman Perang pemikiran. Lewat media lah seseorang bebas menampilkan atau menayangkan apa yang ia ingin kan. Meski pun terdapat beberapa sanksi bagi tayangan yang tidak sesuai aturan dan norma negri ini. Namun tetap saja masih banyak akun atau situs yang menyimpang masih tetap dapat tayang. Melalui media ini lah kami MJA TV ingin memberikan apa yang bisa kami berikan untuk dakwah dan untuk menggebirakan hati kekasih kami Baginda Rosululloh SAW. Kali ini MJA TV bersama SMK N 1 SURAKARTA mengadakan rihlah dakwah, bertempat di SMK N 1 SURAKARTA. Para siswa/siswi juga beberapa guru sangat antusias dalam mengikuti rihlah dakwah ini. Mudah-mudahan dengan diadakan nya kajian dalam acara rihlah dakwah ini, dapat menambah semangat generasi muda pada umum nya dan khusus nya bagi para siswa/siswi SMK…

Rihlah Dakwah PONPES Al-Muayad Surakarta
Rihlah Dakwah / 14 September 2017

RIHLAH DAKWAH MJA TV SOLO BERSAMA PONPES AL-MUAYAD Mangkuyudan, Surakarta Ridho Allah berada pada Ridho Orang Tua. Dan Pengkabulan doa orang tua kepada kita  yang dipanjatkan kepada Allah untuk kita adalah tergantung bagaimana hubungan kita kepada orang tua .Lantas Bagaimana cara kita menyambung hubungan baik dengan orang tua kita sesuai perintah Allah SWT dan yang dituntukan Rasulullah SAW? Itulah yang menjadi tema bahasan pada pertemuan Rihlah Dakwah kali ini yaitu Birul Walidain (Berbakti Kepada Orang Tua kita.Sebagai Narasumber guru kita Ustadz Muhammad bin Husin Al Habsyi. Kali ini Tim MJA tv bekerjasama dengan Ponpes Al Muayyad Surakarta mengadakan Rihlah Dakwah bersama siswa siswi SMA Al Muayyad. Acara juga dimeriahkan dengan penampilan perfoming art yaitu Hadrah dari siswa siswi. Hadir juga mendampingi Narasumber Ustadz Muhammad bin Husin Al Habsyi yakni kepala sekolah SMA Al Muayyad : Bp.Suranto dan Pembimbing Siswa Ustadz Agus Himawan.Rangkaian acara Rihlah Dakwah ini sebagai merupakan bagian dari media dakwah MJA TV masuk di lembaga lembaga pendidikan.

Rihlah Dakwah Di SMK N 9 Surakarta
Rihlah Dakwah / 26 Agustus 2017

Rihlah dakwah Kali ini berada di SMA N 9 Surakarta, Mja TV kembali beraksi…untuk menyebarkan dakwah Nabi. Setelah berdakwah di beberapa instansi pemerintahan, kemudian di pasar pasar, kali ini MJA TV menyasar para pemuda-pemudi sebagai target untuk memberikan mereka pembekalan ilmu agama. Dalam acara Rihlah dakwah bersama MJA TV, kali ini SMA N 9 Surakarta di jadikan sebagai tempat menyampaikan dakwah, para siswa-siswi sangat antusias dalam mengikuti acara rihlah dakwah kali ini. juga disambut baik oleh para guru. para pembaca yang budiman….sangat memprihatikan apabila kita lihat keadaan para pemuda kita saat ini. bisa kita lihat bagaimana pergaulan bebas sudah menjadi hal yang biasa. seorang anak perempuan pergi berduaan dengan laki-laki yang bukan mahrom nya seolah sudah tidak mengenal lagi rasa malu. bahkan mereka terkadang menunjukan adegan layak nya seorang suami istri. inilah kerusakan moral dan akhlak yang terjadi di negara kita. untuk itu MJA TV ingin berperan dalam memperbaiki keadaan ini. Dengan bekerjasama melalui beberapa sekolah, kami adakan kajian-kajian agama yang diharapkan dapat memberi mereka para pemuda-pemudi peringatan serta petunjuk. apalagi mereka adalah generasi penerus harapan di masa yang akan datang. Mari berdakwah bersama kami. Fanspage : MJA TV Website : www.mjatv.com FBlive : masjid jami’ as-sagaf solo Playstore :…

RIHLAH DAKWAH (Memilih Yang Halal dan Yang Harom)
Rihlah Dakwah / 15 Mei 2017

RIHLAH DAKWAH Kelurahan Tegalharjo, Jebres, Surakarta ” Memilih Yang Halal dan Yang Harom ” Narasumber : Ustadz Hasan Bin Zein AlAydrus   Rihlah da’wah kali ini bertempat di Kelurahan Tegalharjo, Jebres Surakarta. Pada kesempatan rihlah kali ini Ustadz Hasan Bin Zein Alaydrus hadir sebagi narasumber untuk memberikan nasihat kepada para staf petugas kelurahan yang hadir di acara rihlah da’wah tersebut.  Bebera nasihat yang di sampaikan oleh Ustadz Hasan Alaydrus yaitu : Memilih sesuatu yang halal dan harom adalah sangat penting bagi setiap muslim, penting di dunia juga nanti nya akan berdampak pada hal akhirat kita. Kita tahu bahwa orang yang pandai memilih mana yang halal dan yang harom mendapatkan kemuliaan dari Alloh besok di hari kiamat dia tidak akan merasakan di hisab oleh Alloh. Dikatakan bahwa “Barang siapa di hisap maka dia merasakan seperti di azab. Arti nya ketika seseorang tersebut di bebaskan hisab  nya oleh Alloh maka dia akan bebas dari adzab nya Alloh. Ada dua orang yang tidak akan dihisab oleh Alloh swt. Orang yang mencari dan mengetahui ilmu dan mengamalkan ilmu nya, serta orang yang pandai memilih yang halal dan yang harom. Memilih makanan yang halal sangat lah penting, disebutkan dalam hadist “ Barang siapa memakan yang…

RIHLAH DA’WAH MJA DI KRAJAN
Rihlah Dakwah / 29 Maret 2016

Rihlah da’wah MJA episode kali ini berada di Masjid Al Hikmah, Desa Krajan. Desa tersebut merupakan salah satu desa di Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo. Desa ini termasuk desa pinggiran dari Kabupaten Sukoharjo, dekat dengan Sungai Bengawan Solo. Karena dekat dengan Sungai Bengawan Solo maka desa ini termasuk kategori rawan terjadi genangan air bahkan banjir. Menurut penuturan warga setempat yaitu Bapak Sokirin, paling tidak selama setahun ada tiga kali banjir melanda Desa Krajan. Sekitar sembilan tahun yang lalu tepatnya di tahun 2007 terjadi banjir besar yang mengakibatkan warga mengungsi ke Balai Desa Laban. Desa ini dekat juga dengan Kota Surakarta, dapat ditempuh kurang lebih 10 s/d 15 menit dari pusat Kota Surakarta melalui jembatan Mojo. Sebuah desa tentunya memiliki sejarah. Berdasarkan penuturan dari pinisepuh yang sekarang masih hidup mengatakan bahwa nama Desa Krajan sekitar tahun 1926 dikomplek / di Desa yang terdiri dari nama – nama dukuh yang berbeda-beda, diantaranya ada nama dukuh krajan. Para pinisepuh sekitar tahun 1926 bermusyawarah dan sepakat memberi nama dengan cara memilih diantara banyak nama dukuh/ dusun , tapi pinisepuh jaman dahulu nama krajan sebagai nama desa / nama Kelurahan dengan tujuan Krajan mempunyai arti Gemah Ripah lohjinawi Toto Tentrem Karto Raharjo, maka nama Krajan Sebutan…

Rihlah Dakwah, Episode I Masjid Al-Hikmah
Rihlah Dakwah / 19 Maret 2016

Sabtu, 19 Maret 2016-MJATV- Desa Krajan, Mojolaban Sukoharjo. Sebuah daerah di Sukoharjo yang berbatasan langsung dengan Sungai Bengawan Solo. Masyarakat disini rata-rata bermata pencaharian sebagai Petani, buruh dan berdagang. Seperti biasanya dalam episode Rihlah Dakwah kami mengundang diantara warga masyarakat sekitar daerah Krajan. Untuk bersama-sama duduk mendengarkan penceramah yang menyampaikan ilmu Risalah agama islam terutama ilmu dasar seperti wudhu, Sholat dan Aqidah. Karena dengan mereka mengetahui ilmu bagaimana caranya berwudhu yang benar, tau bagaimana ilmu sholat yang benar. Kali ini Rihlah Dakwah bertempat di sebuah Masjid yang bernama Masjid Al-Hikmah. Sebuah masjid sederhana yang baru setahun berdiri. Ingin tau bagaimana kondisi real di daerah Krajan ini.? Insyallah akan kita tuliskan dalam artikel berikutnya.

Menelusuri Masjid Nurul Falah, Pasar Legi
Rihlah Dakwah / 10 November 2014

Pasar Legi merupakan salah satu pusat perdagangan di Kota Surakarta. Pasar yang berada di wilayah Kecamatan Banjarsari ini merupakan pusat kegiatan jual-beli sembako, sayur mayur, buah-buahan dan hasil-hasil bumi lainnya. Di pasar ini tersedia berbagai barang-barang tersebut paling komplit daripada pasar-pasar tradisional lain yang ada di Solo. Pasar Legi mencapai puncak keramaiannya berkisar pada jam-jam 02:00 dinihari hingga menjelang Subuh. Pada waktu-waktu awal, yakni tengah malam hingga sekitar jam 02:00, terjadi kesibukan para pedagang yang menerima kedatangan barang-barang dagangan, yang biasanya langsung dikerubuti oleh pembeli yang rata-rata penjual sayur juga dan akan dijual lagi di pasar-pasar yang lain, bahkan hingga ke luar Solo. Memasuki jam-jam 02:00 hingga Subuh, biasanya mulai berdatangan para ibu-ibu rumah tangga yang berbelanja untuk kebutuhan rumah, dengan harapan mendapatkan barang yang segar, lebih murah dan bisa mendapat banyak pilihan. Denyut nadi pasar yang tidak pernah berhenti tersebut digerakkan oleh banyak pekerja. Mulai dari pedagang, sopir, kuli angkut, pengemudi becak, hingga petugas kebersihan. Orang-orang inilah yang diincar untuk menjadi sasaran atau peserta Rihlah Dakwah. Sesuai dengan target kita, bahwa peserta Rihlah Dakwah adalah orang Muslim yang masih awam dan belum banyak beraktivitas ibadah di masjid. Namun, tidak mudah untuk mengajak mereka ikut dalam kegiatan Rihlah Dakwah. Kami…

Kembang Padang Ilalang
Rihlah Dakwah / 30 Agustus 2014

Sasaran dari Rihlah Dakwah adalah orang-orang yang masih jauh hubungannya dengan masjid, mengaku Muslim tapi belum sepenuhnya menjalankan ajaran Islam. Di kesempatan ini, Tim Rihlah Dakwah akan menuturkan pengalaman penyelenggaraan acara tersebut di Masjid As Syiar, Kestalan, Banjarsari Surakarta. Bangunan masjid yang berukuran kurang lebih 10 x 20 meter ini adalah milik lembaga Radio Republik Indonesia (RRI). Lokasinya berada dalam kompleks perkantoran RRI Surakarta. Awalnya, Masjid As Syiar tertutup dari masyarakat umum. Hanya digunakan dan dikelola oleh lingkungan pegawai RRI. Sekitar tahun 2006, sekelompok warga dan pemuda dengan dukungan oleh KH Abdul Karim memohon ijin kepada pihak RRI Surakarta untuk membuka akses Masjid As Syiar bagi masyarakat di sekitarnya. Niat tersebut disambut baik, dengan membangun halaman dan pintu bagi masyarakat sekitar. Pihak Pemerintah Daerah turut membantu dengan menyediakan tenaga kerja sebanyak 8 orang. Telah menjadi rahasia umum, bahwa wilayah Kestalan di sekitar RRI banyak didapati hotel-hotel melati. Aktivitas prostitusi diduga banyak ditemukan di lingkungan tersebut. Hal tersebut mempengaruhi berkembangan kegiatan di Masjid As Syiar. Setelah dibuka untuk umum, jumlah jamaah yang istiqomah ke masjid hanya sedikit. Selama kurang lebih 7 tahun hanya ada sekitar 6 orang. Sekitar tahun 2007 terdepat relawan yang membimbing dan mengajarkan membaca Al Qur’an dari salah…

Scroll Up