KEMURAHAN HATI DALAM MEMBERIKAN ILMU BISNIS MENJADIKAN USAHANYA SUKSES

junior laundry
MATA INSPIRASI – KISAH JATUH BANGUN PENGUSAHA LAUNDRY
Akibat latah hutang ke bank, Junior Laundry mulai berat membayar angsuran karena omset tidak bisa menutup angsuran. Akhirnya hutang di koperasi harian, koperasi mingguan, dan banyak investor uang masuk. Uang hasil hutang digunakan untuk membayar angsuran karena takut angsuran makin jemblok. Setiap setengah tahun sekali, hutang  Top Up lagi hingga lama-lama meledak. Alat-alat laundry sudah dijual untuk menutup hutang sana-sini. Hingga frustasi dan sempat mau bunuh diri.

Di jaman yang serba modern seperti saat ini, kepraktisan dalam segala aktifitas menjadi perhatian utama. Salah satunya adalah hal yang berkaitan dengan cucian, yang hampir semua rumah tangga memiliki masalah ini. Dahulu persoalan ini cukup disikapi dengan menggunakan jasa pembantu rumah tangga. Namun dewasa ini, hal itu ternyata masih dirasa kurang praktis dan ekonomis. Hingga munculah technologi baru yaitu mesin cuci. Bermula dari alat inilah, kemudian berkembang sebuah pemikiran ditengah-tengah masyarakat untuk dijadikan lahan bisnis baru yang cukup menjanjikan.

Mendirikan sebuah usaha memang bukan perkara yang mudah. Adakalanya perlu gagal, hancur, dan berdarah-darah sebelum akhirnya menjadi sukses. Hal tersebut menggambarkan tentang salah satu usaha laundry dikawasan ngruki, cemani yang diberi nama Junior Laundry. Banyak dari pelanggan atau para tamu yang sering datang ke Junior Laundry untuk konsultasi masalah laundry berdecak kagum dengan Junior Laundry yang sekarang.

Mulai dari laundry kiloan, karpet, sepatu, spring bed, jas, helm dan penjualan peralatan laundry tersedia di Junior Laundry. Junior Laundry didirikan sejak tahun 2013 itu mempunyai cerita tersendiri dalam prosesnya menjadi Junior Laundry yang sekarang. Awalnya, pemilik Junior Laundry, Nanang Mahendra, mendirikan Junior Laundry untuk kegiatan istrinya, Lilis Handayani. Bermodal  MMT, satu buah mesin cuci, dan satu kontrakan rumah kecil, Junior Laundry berjalan sebagaimana mestinya laundry yang baru dirintis. Saat itu, Junior Laundry merupakan laundry termurah di daerahnya.

Semakin hari Junior Laundry makin ramai. Tentu saja dengan usaha yang makin ramai, Junior Laundry memerlukan amunisi yang lebih banyak. Hingga akhirnya Junior Laundry mendapat penawaran pinjaman dari bank dan tertarik untuk mengambil kur 10 juta dengan jaminan sertifikat rumah, kemudian membuka cabang di pinggir jalan besar dan mendapat kucuran 50 juta dari Bank. Selang 6 bulan angsuran, karena laundry makin ramai, Junior Laundry memberanikan diri untuk Top Up lagi 100 juta ke bank dan di ACC.

junior laundry

Akibat latah hutang ke bank, Junior Laundry mulai berat membayar angsuran karena omset tidak bisa menutup angsuran. Akhirnya hutang di koperasi harian, koperasi mingguan, dan banyak investor uang masuk. Uang hasil hutang digunakan untuk membayar angsuran karena takut angsuran makin jemblok. Setiap setengah tahun sekali, hutang  Top Up lagi hingga lama-lama meledak. Alat-alat laundry sudah dijual untuk menutup hutang sana-sini. Hingga frustasi dan sempat mau bunuh diri.

Junior Laundry tidak berhenti sampai disitu saja. Bukannya mencari uang lagi untuk bayar angsuran, Junior Laundry malah mencari ilmu di sana-sini. Hingga akhirnya Junior Laundry mendapatkan penawaran belajar dengan salah satu Pakar Perhutangan. Tanpa pikir panjang, Junior Laundry langsung mencari uang untuk biaya belajar. Tak berhenti hanya belajar dengan Pakar Perhutangan tersebut, Junior Laundry juga mendalami tentang ilmu laundry sampai ke luar kota. Hingga akhirnya dalam jangka kurang dari 1 tahun, kehidupan meningkat drastis. Ilmu yang sudah Junior Laundry dapat langsung diterapkan pada usahanya. Hasilnya, angsuran Bank lancar, keluarga mulai membaik, dan omset laundry meningkat pesat.

Kini orang-orang yang dulunya mencibir kehancuran Junior Laundry jadi bungkam semua. Makin hari Junior Laundry semakin memperlihatkan jati dirinya. Pada bulan Oktober 2018 tahun lalu, Junior Laundry membuka Pusatnya Toko Peralatan Laundry yang berlokasi di Jalan Prangkesit, Ngruki, RT 02/17 Cemani, Grogol, Sukoharjo. Mulai dari chemical laundry, sparepart, setrika uap, mesin cuci, mesin pengering, paket usaha laundry, dan peralatan laundry lainnya ada di disini.

Segala bentuk kehancuran yang Junior Laundry dapatkan waktu itu, kini membuat Junior Laundry semakin dewasa dan menjadi Junior Laudry sukses. Meski demikian tak membuat seorang Nanang Mahendra, Sang pemilik usaha Junior Laundry besar kepala, justru apa yang telah dialaminya banyak dishare ke pengusaha-pengusaha yang lain agar pengalaman kegagalan dalam merintis usaha tidak dialami rekannya. Ia pun dengan sangat terbuka menerima siapapun tamu yang ingin sekedar menimba ilmu tentang dunia Laundry. Karena baginya, ia ingin usaha laundry semacam ini bisa bangkit bersama-sama dengan pengusaha yang lain.

Perilaku merupakan cerminan dari hati, jika baik prilaku seseorang maka bisa dipastikan baik pula kepribadiannya. Hal inilah yang kita jumpai pada sosok Nanang Mahendra, ramah kepada semua orang, tak pelit dengan ilmu bisnis yang dimiliki serta gemar memperdalam agama dan selalu bertahap mengamalkan ajaran kebaikan. Salah satunya ialah dengan berusaha rutin bersedekah.

Menyediakan nasi bungkus dan juga air mineral dibeberapa Masjid disekitarnya, Nanang berusaha meniatkan hal tersebut untuk belajar mengamalkan sedekah di Hari Jumat. Dengan harapan agar semua hal ihwal kehidupannya dimudahkan ALLAH SWT. Memang semua yang ada didunia ini bersifat sementara, namun beda halnya dengan orang yang tahu betul arti kehidupan yang sesaat itu. Maka didasari dengan ilmu agama dalam setiap aktifitas, akan menjadikan hal yang sementara, jadi kekal selama-lamanya. Karena tak hanya sebatas menjalankan kehidupan didunia namun semuanya dihitung menjadi amal ibadah yang akan selalu kita bawa hingga dikehidupan berikutnya, dikarenakan niat kita adalah untuk beribadah mendekatkan diri pada ALLAH SWT.

Inilah salah satu contoh wira usaha yang tak hanya mengejar uang semata, namun justru segala aktifitasnya didasarkan pada ajaran agama agar hidup lebih bermakna. Membimbing orang lain untuk sukses, Berbagi rejeki dengan sesama, dan hidup saling tolong menolong menjadi komitmen dasar bagi Nanang dan Junior Laundry nya.

Semoga bisa menginspirasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.