SOWAN Mbah Liem Klaten

KH Muslim Rifa’i Imam Puro, atau yang kita kenal dengan mbah liem. merupakan seorang tokoh ulama yang tinggal di karang anom kabupaten klaten jawa tengah. beliau merupakan seorang ulama yang nyentrik, sebab sering kali didapati beliau berpakaian yang berbeda, tidak seperti harusnya pakaian seorang ulama atau kiai pada umum nya. Dalam berpakaian, Mbah Lim memiliki gaya eksentrik. Kesehariannya, ia selalu mengenakan topi yang kadang-kadang dipadu dengan sorban putih hingga tampak seperti petani di sawah. beliau memang berbeda jika dibandingkan dengan kiai-kiai lain. Kalau kiai-kiai pada umumnya baju yang bagus dan tampak bersih, tetapi untuk Mbah Lim lain. Cara beliau berpakaian sangat sederhana. Justru dengan kesederhanaannya itulah yang membuat Mbah Lim menjadi sosok yang sangat menginspirasi bagi santrinya.

selain terkenal kiai yang nyentrik, beliau juga dikenal sebgai ulama yang begitu cinta dengan negara republik indonesia ini, rasa nasionalisme beliau begitu tinggi, hingga pondok pesantern yang beliau dirikan di beri nama Pesantren Al Muttaqien Pancasila Sakti.

Menurut KH Hasyim Muzadi, penerimaan NU terhadap Pancasila tidak lepas dari sosok seperti Mbah Lim. Sebelum akhirnya dirumuskan oleh KH Ahmad Siddiq secara filosofis, historis dan syar’i. Meski fanatik dengan Pancasila, tetapi bukan berarti Mbah Lim mempersamakan Pancasila dengan agama. Namun, Mbah Lim percaya bahwa perjuangan Pancasila, melalui nilai dan normanya, akan mengantarkan Indonesia ke jalan agama.

Mbah Lim, selalu mengatakan ’Pancasila Sakti’ karena proses agamisasi Indonesia tidak bisa melalui kekuasaan semata namun melalui nilai, norma, dan budaya Pancasila. Kini, Indonesia kehilangan pahlawan Pancasila yang tulus, yang melihat Pancasila sebagai jalan tak terelakkan bagi kaum Muslimin dan bangsa Indonesia. Pengkhianatan atas nilainya akan membuat Indonesia semakin terpuruk di kancah internasional.

beliau menghembuskan nafas terkahir nya Tepatnya Kamis, 24 Mei 2012. wallohu a'lam bi showab.

berikut foto-foto acara sowan mja TV ke klaten, tepat nya ke pondok pesantren Al Muttaqien Pancasila Sakti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *