HIKMAH DARI KISAH NABI ADAM DAN SAYIDATY HAWA’

Semua dari kita pasti memiliki masalah. BETUL??

Dan pasti menginginkan keluar dari masalah tersebut. BETUL??

Mari kita simak sepenggal kisah Nabi Adam A.s dan Sayyidaty Hawa’ yang berhasil keluar dari permasalahan yang sedang beliau berdua hadapi.

Kutipan Tausiah Syekh Fiqri Thoriq AlKatsiri, Pada Kajian Umum 10, November 2017 di Masjid Jami’ Assegaf Surakarta

 

Setetes Hikmah dari kisah nabi adam A.s

Kisah Nabi Adam A.s. beserta istri beliau Sayidaty Hawa’ sudah sangat masyhur dan sering kita dengarkan. Mari coba kita telaah sedikit demi sedikit hikmah dari kisah Nabi adam dan sayidaty hawa’.

Dalam Surat Albaqoroh ayat 35 Alloh menyebutkan  :

الشَّجَرَةَ هَٰذِهِ تَقْرَبَا وَلَا شِئْتُمَا حَيْثُ رَغَدًا مِنْهَا وَكُلَا الْجَنَّةَ وَزَوْجُكَ أَنْتَ اسْكُنْ  آدَمُ يَا وَقُلْنَا

الظَّالِمِينَ مِنَ فَتَكُونَا

Dan Kami berfirman: "Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim.

Diriwayatkan oleh banyak para sahabat, diantara nya sahabat abdulloh bin abbas dan abdulloh bin umar :

Bahwa suatu hari di dalam surga nabi adam tinggal seorang diri, pada saat beliau terbangun terlihat lah seorang wanita. Maka beliau bertanya :

”siapa engkau?

Aku adalah wanita

kenapa engkau diciptakan ?

supaya engkau hidup tenang bersama ku.

Kemudian para malaikat pun juga bertanya kepada Nabi adam

ya adam siapa nama nya ?

maka adam menjawab ia adalah hawa.

kenapa di namakan hawa ?

Karena ia tercipta dari benda hidup, yaitu dari tulang rusuk ku sebelah kiri yang paling bengkok, dan yang paling pendek.

Juga diriwayatkan bahwa sahya tidak ada yang menandingi kecantikan saroh istri nabi ibrohim di zaman nya, namun saroh tidak bisa menandingi kecantikan hawa’. Karena hawa’ diciptakan di dalam surga oleh Alloh.

Disini malaikat bertanya kepada nabi adam, karena nabi adam telah di ajari oleh Alloh tentang semua nama-nama.

Albaqoroh 31 :

صَادِقِينَ كُنْتُمْ إِنْ هَٰؤُلَاءِ بِأَسْمَاءِ أَنْبِئُونِي فَقَالَ الْمَلَائِكَةِ عَلَى عَرَضَهُمْ ثُمَّ كُلَّهَا الْأَسْمَاءَ آدَمَ وَعَلَّمَ

Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!"

Nabi adam beserta sayidaty Hawa’ hidup berdua didalam surga dalam ketenangan dan kebahagiaan dan di liputi rohmat Alloh. Hingga datanglah masa dimana Iblis merasa iri dan dengki kepada Nabi Adam A.s.  yang membuat Iblis menjadi Sombong hingga harus di keluarkan oleh Alloh dari dalam surga. Maka iblis, syaiton beserta bala tentara nya tidak merasa ridho dengan apa yang telah terjadi kepada mereka. Dan berkeinginan untuk menggoda Nabi adam dan Sayidaty hawa’ agar melanggar larangan Alloh. Yaitu memakan buah dari pohon khuldi. Syaithon membisikan kepada Nabi adam bahwa apabila ia dan istri nya memakan buah khuldi maka akan hidup selama-lama nya. Selama nya mereka berdua akan hidup bersama dalam kenikmatan..

Bisikan Iblis Kepada Nabi Adam dan Sayidaty Hawa’

Toha : 120

يَبْلَىٰ لَا وَمُلْكٍ الْخُلْدِ شَجَرَةِ عَلَىٰ أَدُلُّكَ هَلْ آدَمُ يَا قَالَ الشَّيْطَانُ إِلَيْهِ فَوَسْوَسَ

Kemudian syaitan membisikkan pikiran jahat kepadanya, dengan berkata: "Hai Adam, maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon khuldi dan kerajaan yang tidak akan binasa?"

Maka tergoda lah Nabi adam dan Sayidaty Hawa’ sehingga meraka berdua memakan buah khuldi, melanggar apa yang Alloh Larangkan kepada Mereka,

sehingga di turunkan lah mereka berdua ke bumi. Banyak riwayat tentang dimana diturunkan Nya Nabi adam dan Sayidaty Hawa. Namun riwayat yang paling banyak yaitu. Nabi adam diturunkan di India dan Sayidaty Hawa’ diturunkan di Jeddah.

Hikmah 1 :

Manusia apabila sedang ditimpa kenikmatan, kesejahteraan, ketercukupan, kegembiraan. Pasti akan meminta untuk di panjangkan umur.

Hikmah 2 :

Sebelum setan dan balatentara nya menggoda kita untuk berbuat maksiat dan dosa. Maka ini lah yang pertama kali dibisikan kepada kita. Yaitu akan dibisikan bahwa kita hidup masih lama, maka bermaksiat lah dulu..karena masih banyak waktu untuk bertobat. Sehingga kita tergoda.

Solusi nya :

Rosululloh telah menasihati kita untuk memperbanyak mengingat kematian.

Inilah obat nya, jika kita ingat kematian, maka kita akan berpikir ulang untuk bermaksiat, karena bisa saja ketika kita maksiat ajal kita datang, dan kalau itu terjadi apa jadi nya akhirat kita. Maka celakalah kita.

Hikmah ke 3 : kenapa nabi adam bisa tergoda?

Disebabkan, ketika Alloh melarang jangan dekati pohon itu… nabi adam dan hawa tidak memohon perlindungan kepada Alloh atas godaan iblis.

Kita lihat cerita nabi yusuf a.s : ketika digoda oleh seorang wanita zulaikho, dimana semua pintu tertutup, namun nabi yusuf tidak tergoda karena berlindung kepada alloh.

Yusuf : 23

مَثْوَايَ أَحْسَنَ رَبِّي إِنَّهُ ۖاللَّهِ مَعَاذَ قَالَ ۚ لَكَ هَيْتَ وَقَالَتْ الْأَبْوَابَ وَغَلَّقَتِ نَفْسِهِ عَنْ بَيْتِهَا فِي هُوَ الَّتِي وَرَاوَدَتْهُ

الظَّالِمُونَ يُفْلِحُ لَا إِنَّهُ  ۖ

Dan wanita (Zulaikha) yang Yusuf tinggal di rumahnya menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya (kepadanya) dan dia menutup pintu-pintu, seraya berkata: "Marilah ke sini". Yusuf berkata: "Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku telah memperlakukan aku dengan baik". Sesungguhnya orang-orang yang zalim tiada akan beruntung.

Maka hendak lah kita berlindung kepada Alloh agar kita bisa terhindar dari godaan dan rayuan syaiton yang terkutuk.

Setelah Nabi adam dan Sayidaty Hawa’ diturunkan ke bumi.

Ketika adam dan hawa dikelurkan dari surga, tidak lah mereka berteriak memanggil nama satu sama lain. Tapi mereka memanggil nama Alloh tuhan mereka. Mereka juga tidak menyalahkan iblis yang telah menggoda nya.,

Suart al arof : 23

الْخَاسِرِينَ مِنَ لَنَكُونَنَّ وَتَرْحَمْنَا لَنَا  تَغْفِرْ لَمْ وَإِنْ أَنْفُسَنَا ظَلَمْنَا رَبَّنَا قَالَا

Keduanya berkata: "Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.

 

Hikmah : 1

Ketika kita sulit, menghadapi masalah dan kesulitan apapun. Maka yang pertama kita lakukan adalah katakan dihadapan alloh : “saya salah ya alloh”. Jangan menyibukan diri kita menyalahkan orang lain. Namun sibukan diri kita mengoreksi kesalahan kita.

Akuilah kesalahan dan dosa kita dihadapan alloh. Mungkin solat kita tidak beres atau hubungan kita dengan kedua orang tua tidak beres, atau sodaqoh kita kurang , atau kita tidak pernah zakat, atau kita kurang dermawan kepada tetangga atau kita kurang memperhatikan anak, atau istri atau kesalahan kita yang lain.

Setelah mengakui kesalahan, langkah kedua minta ampun kepada Alloh.

Nabi adam tidak meminta untuk dipertemukan dengan sayidaty hawa, begitu juga dengan sayidaty hawa, tidak meminta dipertemukan dengan nabi adam. Namun mereka meminta ampun terhadap alloh, ampunan alloh inilah yang akan menyebabkan turun nya rahmat alloh yang mempertemukan kembali nabi adam dan sayidaty hawa’. Minta ampun kepada Alloh pula lah yang akan menyebabkan permasalahan kita selesai dan di beri jalan keluar.

Nabi kita yang mulia bersabda : siapa orang yang melazimkan meminta ampun kepada alloh (ber istighfar), maka alloh akan keluarkan kesulitan nya, alloh keluarkan kesedihan nya, dan alloh datangkan rizki yang tak terduga kepada nya.

PERHATIAN!!!! Bergabunglah dengan dakwah Media masjid jami’ assegaf. 1.      Bergabung di Fanspage                                : masjid jami’ as-sagaf solo 2.      Like & Share Vidio kajian di fanspage       : masjid jami’ as-sagaf solo 3.      Subscribe & Like Chanel Youtube             : MJA Solo 4.      Follow Instagram masjid jami’ assegaf       : masjid_jami_assegaf_solo 5.      Follow twitter                                                : MasjidAssegafSolo

Wallohu a’lam Bi showab…….

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *