KALAM SALAF (MASUK SURGA TANPA HISAB)

Kalam Salaf :  Habib Muhammad Bin Hadi Assegaf

Beliau mengutip satu hadist Nabi S.A.W, yang artinya : Nanti di yaumil qiyamah Alloh akan bangkitkan manusia dalam keadaan telanjang, tidak memakai sandal dan tidak memakai sesuatu apapun pada tubuh nya.

Mendengar hadist ini, Sayidatina Aisyah kemudian berkata : “Ya Alloh, betapa aib itu akan terbuka nanti, karena satu sama lain nya akan dapat melihat aurat nya”.

Kemudian Rosululloh menjawab :” mereka pada saat itu akan tersibukan dengan diri nya masing-masing. Semua manusia akan mengatakan dihari itu nafsi-nafsi.  Sehingga tidak sempat mereka melihat aurat satu sama lain nya”.

“Di saat itu manusia tidak akan kenal satu sama lain, Seorang ayah tidak akan mengenal Anak nya, anak tidak akan kenal ibu nya, ibu tidak akan mengenali anak perempuan nya. Padahal itu adalah buah hati nya. Ia akan di tinggalkan karena khawatir kalau anak akan  meminta tanggung  jawab di hadapan Alloh, dan menetun orang tua nya.

Akan tetapi, diantara yang dikumpulkan di mahsyar ada orang-orang yang beramal soleh ketika dimuka bumi.  Mereka akan diberikan tunggangan oleh Alloh dan akan terbang sampai di depan pintu surga .

Kemuadian malaikat bertanya:” apakah kamu tadi melewati sirot? Apakah kamu tadi merasakan hisab? Apakah kamu tadi mendapatkan kitab?

Maka orang itu menjawab, saya tidak melewati itu semua. Saya tidak merasakan hisab, saya tidak melewati sirot dan saya tidak pula mendapatkan kitab.

Malaikatpun menjawab, kamu tidak bisa masuk surga karena kamu harus melewati perkara itu semua.

Akhirnya hamba tadi menjawab : ” apa yang harus dihisab dari saya? Sedangkan saya hidup di dunia dalam keadaan tidak memiliki apa-apa, saya menjalankan perintah Alloh dan menjauhi larangan Nya.

Maka datanglah seruan dari Alloh kepada malaikat : “wahai malaikat buka lah pinta pintu surga dan biarkan hamba hamba ku ini masuk kedalam surga dan menikmati apa yang ada dialam surga yang telah kusediakan bagi mereka.

Ini lah orang orang yang ringan bawaan nya di hari kiamat, yaitu orang orang yang didunia nya tidak memiliki apa-apa.

Maksud nya : silahkan usaha dan ihtiar, namun nimkmati lah apa yang telah di berikan oleh alloh.

Kepada orang yang fakir harus bersabar dan kepada orang yang kaya harus bersyukur.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *