Keutuhan Bangsa di ujung tanduk, saatnya mengendalikan diri dari dunia MEDSOS

Jika kita termasuk orang yang aktif / update mengikuti kabar berita dari media sosial, maka bisa dipastikan kita akan merasa capai, jengah dan sumpek dengan postingan atau media yang ada. Baik lewat situs-situs yang dishare oleh temen-temen kita, dari member-member group atau juga komentar-komentar yang ada. Hampri kesemuanya berisi saling hujat, saling sebar kejelekan dan keburukan.

Jika ada berita miring yang menyangkut kelompok yang berseberangan dengannya, maka secepat kilat seseorang pasti akan langsung men-share dan menyebarkannya tanpa melihat benar atau tidaknya. Informasi yang diterima bahkan kadang malah ada yang memang sengaja membuat isyu demi menjatuhkan lawan kelompoknya. Semakin buruk berita mengenai lawan kelompoknya, maka semakin bagus bagi dirinya. Saat dia mendengar atau mendapatkan kabar/informasi jelek soal pribadi atau kelompok lainnya, mkaa seakan dia mendapat “ilmu ma’rifat” yang tinggi nilainya.

Itulah kondisi yang ada saat dan akhir-akhir ini. Yang semuanya adalah saling membentuk opini, saling menjatuhkan lawan kelompok dan saling meninggikan kelompok yang dia anut. Semua diperparah dengan membuka media sosial, dan mudahnya seseorang mengaksesnya. Maka tidak heran jika fitnah, hoax, ujaran kebencian, membongkar aib saudara muslim kita, ccaci maki dan hujatan bersliweran secara bebas di tangan kita.

Padahal, jika hal ini tidak segera ditangani akan berdampak buruk dan membentuk sebuah masyarakat yang “sakit”. Masyarakat yang penuh kebencian terhadap masyarakat yang lain. Yang notabene saudara muslim juga. Dan salah satu bentuk pencegahan yang bisa dilakukan oleh setiap orang adalah menimbulkan atau menciptakan media pendingin, media pencair atau paling tidak jadikan diri kita sebagai perekat, sebagai pendingin, sebagai pemersatu dari kedua kelompok yang berbeda. Bukan malah terbawa dan terseret opini.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.